Sekilas setelah liat seminar hari ini, ku rasa ga ada bedanya dengan seminar yang lain-lain. Tapi setelah dipikir-dipikir, banyak juga share yang bermanfaat dari para pembicara:
- Bpk Andi Diskominfo Jabar
- Mas Yose Rizal – Hipmi Bandung
- Bpk Ali Syarief – Kadin Jabar
- Bpk Satia Zaputra – Piksi Megatama
Saya cuma bisa bilang ‘wow’. Semua ulasannya berdasarkan teori+praktek. Walaupun ku sedikit mengerti, tapi memang belum benar-benar mencoba mengaplikasikannya.
Bpk Andi membahas UU tentang layanan elektronik, dan sedikt demo tampilan konsep e-procurement.
Bpk Ali membahas tentang iklim entrepreneur yang belum tercipta di lingkungan Indonesia, dengan gambaran tentang perbedaan di lingkungan Jepang. Saya kaget ternyata orang yang bayar pajak di Jepang sudah mendapatkan haknya. Kapan di Indonesia?
Bpk Yose lebih membahas cara atau media pada internet yang dapat digunakan sebagai alat pemasaran produk. Sebutlah SEO, Google Ads, Facebook, Twitter, dan media lainnya. Kata-kata ini selalu terngiang kalo membahas tentang internet marketing.
Pada saat sesi kesimpulan dari tiga pembicara diatas, saya salut dengan ucapan Bpk Andi sebagai dosen juga. Beliau bisa bilang gajinya yang kecil bila dibandingkan dengan pengusaha tanpa ada rasa kerendahan diri yang terlihat. Malahan menyemangati audiencenya agar menjadi pengusaha saja. Menurutku, jarang lho ada yang bisa bilang kayak gini, kalo orang biasa pasti iri hati.
Dari hasil berpikir dan menyimpulkan, memang benar bahwa:
Semua orang tidak boleh melihat orang lain dari status, tampang, duit, dan bentuk terlihat lainnya. Semua orang hanya dapat dinilai oleh sang Maha Pencipta – Allah SWT.
Terakhir, Bpk Satia yang memberikan ulasan tentang cara membangun bisnis dari awal. Mataku terdiam sejenak ketika melihat tulisan ini:
Bayar dua-duanya…
Cuma kata-kata ini yang dalem maknanya dan memang tidak bisa dipungkiri. Kita harus mengorbankan salah satu kepentingan demi satu kepentingan lainnya. Atau mengusahakannya secara maksimal agar keduanya dapat dilaksanakan.
Bpk Satia juga bercerita tentang awal perjalanan bisnisnya mulai dari mencari tempat untuk bisnisnya dengan harga yang minim, hingga bisa menciptakan bisnis yang utuh sampai pada tahap stabil.
Nah pas berbicara tentang property saya mulai hilang konsentrasinya, jadi yang saya tangkep kurang begitu jelas. Saya cuma inget “Orang kaya pasti punya property” doank. Cukup ah, jangan terlalu dipikirkan…

mantap bob
Sebentar lagi akan mampir ke kampus ku juga
Makasih reviewnya
iya nih, katanya roadShow 8 kampus ya…
sepertinya seru jg ya acaranya..
IT Telkom tuh dimana sih ?
semangat always …
di bandung coret sebelah selatan kang…