Senangnya bisa berbagi Kue Lebaran

Kue lebaran memang selalu menjadi “icon” Hari Raya Idul Fitri. Kurang sreg rasanya jika berkumpul bersama keluarga tanpa icip-icip kue ini. Sudah hal yang lumrah kue lebaran menjadi sebuah tradisi dalam menyambut hari Kemenangan dan Kebersamaan Keluarga bagi muslim di Indonesia.

Banyak makna atau maksud yang tersimpan secara tersirat pada kue lebaran yang selalu ada tiap tahun ini. Fungsinya pun berbeda-beda. Ada yang digunakan untuk secara murni untuk meningkatkan tali silaturahim saudara dan keluarga, hingga menggunakan kue lebaran untuk lebih dekat dengan orang yang dianggap penting untuk melanggengkan urusan masa depan (tahu maksudku?).

Biasanya sih akhir kesimpulannya adalah “semua kembali pada dirinya masing-masing”. “Ah kok biasa banget ya?!” pikirku. Memang kata-kata ini yang biasa meluncur dengan alaminya.

Harapanku sih, dalam memandang kue lebaran tahun ini berbeda. Berbeda apanya?

Kue lebaran memang asyik kalo dibuat sendiri, biasanya disebut “Home Made”. Hasil karya yang didedikasikan pada waktu berpuasa selama bulan ramadhan lebih terasa seperti ini. Tapi pada saat peran dan pekerjaan dengan tuntutan super sibuk dalam kehidupan sekarang, orang-orang menginginkan suatu pelayanan yang mudah-tidak-ribet. Ingin rasanya mendapatkan kue lebaran cita rasa “home made”, walau tidak membuatnya sendiri.

Berbagi dengan keluarga membuat suasana Hari Raya lebih berasa. Akhirnya ku coba belajar bersilaturahim dengan cara menjajakan kue lebaran tahun ini di Bandung. Semoga tahun ini silaturahim tetap terjalin dengan teman, sanak-saudara, keluarga, dan muslim lainnya. Ada yang mau membantu?

Katalog Kue Lebaran

Katalog Kue Lebaran

Katalog Kue Lebaran

Katalog Kue Lebaran

Sapa tau ada yang tertarik berbagi kue lebaran di Hari Raya Tahun ini (1431 Hijriah – 2010 Masehi).